22 September 2008

Kegiatan FEATI/P3TIP Tahun 2008

Kegiatan P3TIP tahun 2008 terdapat di :

  1. Badan Pengembangan SDM Pertanian (BPSDMP)
  2. Pusat Data dan Informasi Pertanian (Pusdatin)
  3. Balai Besar Pengembangan Pengkajian Teknologi Pertanian (BBP2TP)
  4. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di 18 provinsi
  5. Dinas/Badan/Kantor lingkup Pertanian di 18 provinsi
  6. Dinas/Badan/Kantor lingkup Pertanian di 71 kabupaten/kota

Adapun kegiatan-kegiatan P3TIP adalah sebagai berikut:

  1. Badan Pengembangan SDM Pertanian

Dana yang tersedia sebesar Rp.30.208.018.000,- untuk membiayai kegiatan-kegiatan sbb:

  1. Pendidikan dan Pelatihan Teknis, antara lain Lokakarya Nasional, Pengembangan STPP, Workshop Pengadaan Barang, Lokakarya Nasional, Pengembangan Organisasi Petani, Pelatihan Singkat di Luar Negeri, Pendidikan, Pasca Sarjana, Pelatihan Teknis Jangka Pendek, Pelatihan bagi Fasilitator (TOM & TOT);
  2. Penyusunan Pedoman Pengembangan Organisasi Petani, Temu Teknis, Penyuluhan Nasional, Penyediaan Fasilitas Perpustakaan dan Laboratorium, Studi Kasus tentang Manajemen Agribisnis;
  3. Pencetakan dan Penerbitan brosur-brosur dan pedoman tentang P3TIP;
  4. Pengadaan Alat Pengolah Data;
  5. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi;
  6. Pengadaan Konsultan, terdiri dari Studi kelayakan untuk melengkapi kurikulum pelatihan agribisnis di BBDA/BDA; Persiapan strategi nasional untuk memperbaiki kurikulum STPP; Jasa konsultan untuk pengembangan kurikulum BBDA/BDA dan STPP; Survey Benchmark; Individual consultant for civil engineer; Individual consultant for procurement specialist; Individual consultant Finacial; TA for Central Management; dan TA for District Management.
  1. Pusat dan Data Informasi Pertanian

Dana yang tersedia sebesar Rp. 10.055.914.000,- untuk membiayai kegiatankegiatan sbb:

  1. Upgrade koneksi dan perangkat jaringan, upgrade ruang data center;
  2. Pengadaan komputer dan printer untuk BIPP dan BPP;
  3. Pengadaan konsultan, yang meliputi Konsultan perancangan arsitektur sistem informasi ePetani, konsultan manajemen dan monitoring, konsultan pengelola dan pengembangan perangkat lunak aplikasi, konsultan untuk pengembangan multimedia;
  4. Koneksi internet Deptan (layanan IIX/Internet Lokal Indonesia);
  5. Pengembangan/pengadaan sistem aplikasi I dan sistem aplikasi baru;
  6. Pelatihan bagi programer/sistem analis Deptan.
  1. Balai Besar Pengembangan Pengkajian Teknologi Pertanian (BBP2TP)

Dana yang tersedia sebesar Rp. 4.971.446.000 untuk membiayai kegiatan-kegiatan sbb:

  1. Pengembangan perpustakaan model;
  2. Pengembangan informasi, komunikasi dan diseminasi teknologi pertanian;
  3. Peningkatan kapasitas penelitian dan pengkajian;
  4. Pengkajian sistim deliveri dan verifikasi teknologi di provinsi dan kabupaten;
  5. Pengembangan sistim informasi manajemen dalam perencanaan kegiatan diseminasi di BPTP;
  6. Pengadaan alat pengolah data;
  7. Pengadaan konsultan.
  1. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di 18 provinsi

Dana yang tersedia di masing-masing BPTP sebesar Rp. 1.200.000.000 untuk membiayai kegiatan-kegiatan sbb:

  1. Penyuluhan dan penyebaran informasi;
  2. Penyelenggaraan perpustakaan/kerarsipan/dokumentasi;
  3. Pengadaan alat pengolah data;
  4. Pengadaan alat studio dan komunikasi;
  5. Pengadaan kendaraan bermotor roda 2;
  6. Pengembangan sumberdaya informasi IPTEK, diseminasi dan jaringan umpan balik, antara lain: Gelar teknologi, Lokakarya penyebaran informasi, Lokakarya Action Research Facility (ARF) dan Lokakarya meningkatkan efektivitas hubungan penelitian dan penyuluhan.
  1. Dinas/Badan/Kantor lingkup Pertanian di 18 provinsi

Dana yang tersedia di masing -masing instansi tingkat provinsi lebih kurang Rp. 300.000.000,- untuk membiayai kegiatan-kegiatan sbb:

  1. Pelatihan manajemen agribisnis;
  2. Penyelenggaran kampanye penyuluhan strategis;
  3. Penyiapan proposal PERDA penyuluhan di provinsi;
  4. Sosialisasi dan diseminasi FMA;
  5. Perencanaan tahunan dan monitoring & evaluasi.
  1. Dinas/Badan/Kantor lingkup Pertanian di 71 kabupaten/kota

Dana yang tersedia di masing-masing instansi tingkat kabupaten berkisar antara Rp. 1,5 milyar s.d. Rp. 3 milyar untuk membiayai kegiatan-kegiatan sbb:

  1. Pelatihan-pelatihan bagi petani;
  2. Pembangunan gedung BPP dan renovasi BPP;
  3. Penyediaan sarana dan prasarana BPP;
  4. Penyediaan dana FMA (FMA grant);
  5. Sosialisasi dan diseminasi FMA;
  6. Temu teknologi antar peneliti dan petani;
  7. Lokakarya pengembangan jejaring usaha dan koordinasi petani;
  8. Perencanaan tahunan dan monitoring & evaluasi.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com