01 April 2010

Produksi Jagung Sulawesi Selatan untuk Swasembada Berkelanjutan dan Diversifikasi Pangan

Produksi Jagung Sulawesi Selatan untuk Swasembada Berkelanjutan dan Diversifikasi Pangan



JENEPONTO. Pada tanggal 22/03/2010 Menteri Pertanian RI Ir. H. Suswono, MMA melakukan panen jagung di Desa Samataring, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Propinsi Sulawesi Selatan didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Propinsi mewakili Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Jeneponto. Dalam kata sambutannya Menteri Pertanian Ir. Suswono, MMA antara lain mengatakan bahwa sektor pertanian berperan penting dan strategis karena merupakan kapital atau modal yang sangat besar yaitu mencakup luas panen sekitar 12 juta hektar, menyerap tenaga kerja sekitar 42 juta orang, dan juga berkontribusi sangat besar dari sisi pendapatan rakyat, pertanian juga merupakan penyedia bahan baku seperti jagung yang banyak dibutuhkan untuk bahan pakan ternak. Hal penting yang harus kita ketahui adalah bahwa ke depan kebutuhan bahan pangan termasuk jagung akan bersaing dengan kebutuhan energi (biofuel).

Dalam kaitannya dengan isu pemanasan global, Menteri Pertanian mengingatkan bahwa pertanian tidak dapat terlepas dari kebutuhan air, dimana ketersediaan air ini adalah merupakan persoalan iklim, oleh karena itu kita harus mengurangi terjadinya pemanasan global ini antara lain dengan cara banyak menanam pohon dan mengurangi emisi.


Mengenai ketersediaan pangan, Menteri Pertanian mengatakan bahwa kita patut bersyukur karena produksi padi dan jagung selama 3 tahun terakhir sangat menggembirakan. Khusus untuk Jagung mengalami peningkatan produksi rata-rata 15,02 % pertahun, sehingga kita dapat swasembada jagung sejak 2008 yang diantaranya merupakan kontribusi dari Kabupaten Jeneponto. Adapun propinsi Sulawesi Selatan merupakan sentra produksi jagung urutan 4 di Indonesia. Sulawesi Selatan mengalami peningkatan produksi jagung 25,76% pertahun, dengan jumlah produksi mencapai 1,2 juta ton pipilan kering, dan memberikan kontribusi 7,5% terhadap produksi jagung nasional.


Adapun dalam hubungannya dengan pencapaian target diversifikasi pangan, pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian meminta kepada ibu-ibu yang hadir untuk mulai mengakrabkan anak-anaknya terhadap bahan pangan selain beras, karena kita memiliki banyak sumber karbohidrat lain disamping beras seperti jagung, kedele, ganyong, tales, sukun, sagu, sorgum dan lain-lain. Pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian menjelaskan tentang empat Target Sukses Pertanian dan 7 Gema Revitalisasi Pertanian yang diperlukan untuk mencapai target tersebut.


Sebelum melakukan panen jagung di Jeneponto, bertempat di Kabupaten Pangkep Menteri Pertanian juga berkesempatan menghadiri acara pencanangan penanaman 2,2 juta pohon yang ditanam di 180 kecamatan dengan melibatkan warga dari 1.133 desa di 24 kabupaten/kota, yang dirangkaikan dengan transplantasi terumbu karang dan penebaran bibit ikan air tawar pada perairan di 12 kabupaten/kota di seluruh propinsi Sulawesi Selatan. Acara pencanangan yang juga terkait dengan program “Sulsel Go Green” ini juga dihadiri oleh Menteri Kehutanan serta Menteri Kelautan dan Perikanan.

1 komentar:

adin mengatakan...

takbah mantap

Template by : kendhin x-template.blogspot.com